Indeks

Jumat, 13 September 2013

S024A036-038 ORANG-ORANG YANG MENDAPAT PANCARAN CAHAYA ALLOH


Sebelumnya ......
(024:036) fi buyutin adzinallohu an turfa'a wa yudzkaro fihasmuh(u)

yusabbihu lahu fiha bil ghuduwwi wal ashol(i)
(Orang yang mendapat cahaya Alloh itu) di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Alloh untuk memuliakan dan menyebut nama-Nya,

di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang.
(024:037) rijalul la tulhihim tijarotuw wa la bai'un 'an dzikrillahi wa iqomash sholati wa ita-iz zakah(ti)

yukhofuna yauman tataqollabu fihil qulubu wal abshor(u)
Orang laki-laki yang tidak dilalaikan perdagangan dan jual beli dari mengingat Alloh, melaksanakan sholat dan menunaikan zakat.

Mereka takut pada hari ketika hati dan penglihatan menjadi guncang.
(024:038) liyajziyahumullohu ahsana ma 'amilu wa yazidahum min fadhlih(i)

wallohu yarzuqu may-yasya-u bi ghoiri hisab(in)
agar Alloh memberi balasan kepada mereka dengan yang lebih baik dari pada apa yang telah mereka kerjakan,

dan agar Dia menambah karunia-Nya kepada mereka.

Dan Alloh memberi rejeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki tanpa batas.
(QS 24 An Nur ayat 35-38)
Selanjutnya ......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar