Sebelumnya ......
(020:065) qolu ya musa imma an tulqiya wa imma an nakuna awwala man alqo
Mereka (para pesihir) berkata, "Wahai Musa! Apakah engkau yang akan melemparkan (dahulu) atau kami yang lebih dahulu melemparkan?"(020:066) qola bal alqu
fa idza jibaluhum wa 'ishiyyuhum yukhoyyalu ilaihi min sihrihim annaha tas'a
Dia (Musa) berkata, "Silahkan kamu melemparkan."(020:067) fa aujasa fi nafsihi khifatam musa
Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka terbayang olehnya (Musa) seakan-akan ia merayap cepat karena sihir mereka.
Maka Musa merasa takut di dalam hatinya.(020:068) qulna la takhof
innaka antal-a'la
Kami (Alloh) berfirman, "Jangan takut. Sungguh, engkaulah yang unggul."(020:069) wa alqi ma fi yaminik(a)
talqof ma shona'u
innama shona'u kaidu sahir(in)
wa la yuflihus sahiru haitsu ata
"Dan lemparkanlah yang ada di tangan kananmu,(020:070) fa ulqiyas saharotu sujjada(n)
niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat.
Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka).
Dan tidak akan menang pesihir itu, dari manapun ia datang."
qolu amanna bi robbi haruna wa musa
Lalu, para pesihir itu merunduk bersujud,(QS 20 Thoha ayat 65-70)
seraya berkata, "Kami telah percaya kepada Tuhannya Harun dan Musa."
Selanjutnya ......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar