Indeks

Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 September 2011

S002A187

uhilla lakum lailatash shiyamir rofatsu ila nisaikum hunna libatsul
lakum wa antum libatsul lahunn

'alimallahu annakum kuntum takhtanuna anfusakum fa taba 'alaikum wa 'afa 'ankum

fal a-na basyiruhunna wabtaghu ma kataballahu lakum

wa kulu wasyrobu hatta yatabayyana lakumul khoitul abyadhu minal
khoithil aswadi minal fajr

tsumma atimush shiyama ilal lail

wala tubasyiruhunna wa antum 'akifuna fil masajid

tilka hududullahi fala taqrobuha

ka dzalika yubayyimullahu ayatihi linnasi la'allahum yattaqun

Artinya:

Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan Puasa bercampur dengan
isteri-isteri kamu.

Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.

Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena
itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu.

Maka sekarang campurilah mereka, dan carilah apa yang telah ditetapkan
Allah untukmu.

Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang
hitam, yaitu fajar.

Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam.

(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beriktikaf dalam masjid.

Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya.

Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya
merka bertakwa.

(QS 2 Al Baqoroh ayat 187)

S002A185

syahru romadhon

al ladzi unzila fihil qur'anu hudal linnasi wa bayyinatim minal huda wal furqon

fa man syahida minkumusy syahro fal yashumh

wa man kana maridhon au 'ala syafarin fa 'iddatum min ayyamin ukhor

yuridullahu bikumul yusro wa la yuridu bikumul 'usr

wa litukmilul 'iddata wa litukabbirullaha 'ala ma hada kum wa
la'allalkum tasykurun

Artinya:

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) Bulan Romadhon.

Bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an, sebagai
petunjuk bagi bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk
itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil).

Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat
tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa di bulan itu, dan
barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka) maka
(wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya itu
pada hari-hari yang lain.

Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.

Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu
mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu supaya
kamu bersyukur.

(QS 2 Al Baqoroh ayat 185)

S002A184

ayyamam ma'dudat

faman kana minkum maridhon au 'ala syafarin fa 'iddatum min ayyamin ukhor

wa 'alalladzina yuthiqunahu fidyatun tho'amum miskin

fa man tathowwa'a khoiron fa huwa khoirul lah

wa an tashumu khoirul lakum in kuntum ta'lamun

Artinya:

(Yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu.

Maka barang siapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan
(lalu berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang
ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka
tidak berpuasa) membayar fidyah (yaitu) memberi makan seorang miskin.

Barang siapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan maka
itulah yang lebih baik baginya.

Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

(QS 2 Al Baqoroh ayat 184)