Sebelumnya ......
(018:032) wadhrib lahum matsalr rojulaini
ja'alna li ahadihima jannatan naini min a'nabiw wa khofafna huma bi nakhliw wa ja'alna baina huma zar'a(n)
Dan berikanlah (Muhammad) kepada mereka, sebuah perumpamaan dua orang laki-laki,(018:033) kiltal jannataini atat ukulaha
yang seorang Kami beri dua buah kebun anggur,
dan Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma,
dan di antara keduanya (kebun) itu Kami buatkan ladang,
wa lam tadhlim minhu syai-a(n)
wa fajjarna khilahuma naharo(n)
Kedua kebun itu menghasilkan buahnya,(018:034) wa kana lahu tsamar(un)
dan tidak berkurang (buahnya) sedikit pun,
dan di celah-celah kedua kebun itu Kami alirkan sungai.
fa qola li shohibihi wa huwa yujawiruhu
ana aktsaru minka malaw wa a'azzu nafaro(n)
dan dia memiliki kekayaan besar.(018:035) wa dakhola jannatahu wa huwa dholimul linafsih(i)
Maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-cakap dengan dia,
"Hartaku lebih banyak dari hartamu, dan pengikutku lebih kuat."
qola ma adhunnu an tabida hadzihi abada(n)
Dan dia memasuki kebunnya dengan sikap merugikan dirinya sendiri (karena angkuh dan kafir).(018:036) wa ma adhunnus sa'ata qo-imah(tan)
Dia berkata, "Aku kira kebun ini tidak akan binasa selama-lamanya."
wa la-ir rudidtu ila robbi
la-ajidanna khoirom minha munqolaba(n)
"Dan aku kira hari kiamat itu tidak akan datang,(QS 18 Al Kahfi ayat 32-36)
dan sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku,
pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik dari pada ini."
Selanjutnya ......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar