(027:015)
wa laqod ataina dawuda wa sulaimana 'ilma(n)
wa qola
alhamdu lillahil-ladzi fadhdholana 'ala katsirim min 'ibadihil mu'minin(a)
Dan sungguh, Kami telah memberikan ilmu kepada Daud dan Sulaiman.
Keduanya berkata,
"Segala puji bagi Alloh yang telah melebihkan kami dari banyak
hamba-hamba-Nya yang beriman."
(QS 27 An Naml ayat 15)
Tampilkan postingan dengan label Sulaiman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulaiman. Tampilkan semua postingan
Senin, 11 November 2013
Rabu, 15 Februari 2012
S004A163 - Allah memberikan wahyu kepada Muhammad dan nabi-nabi lainnya
Sebelumnya ......
(004:163)
inna auhaina ilaika kama auhaina ila nuhiw wan nabiyyina mim ba'dih
wa auhaina ila ibrohima wa isma'ila wa is-haqo wa ya'quba wal asbathi wa 'isa wa ayyuba wa yunusa wa haruna wa sulaiman
wa ataina dawuda zaburo
(QS 4 An Nisa' ayat 163)
Selanjutnya ......
(004:163)
inna auhaina ilaika kama auhaina ila nuhiw wan nabiyyina mim ba'dih
wa auhaina ila ibrohima wa isma'ila wa is-haqo wa ya'quba wal asbathi wa 'isa wa ayyuba wa yunusa wa haruna wa sulaiman
wa ataina dawuda zaburo
Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi sesudahnya.
Dan Kami telah memberikan wahyu kepada Ibrahim, Ismail, Is-hak, Yakub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman.
Dan Kami berikan Zabur kepada Daud.
(QS 4 An Nisa' ayat 163)
Selanjutnya ......
Rabu, 07 September 2011
S002A102 - Nabi Sulaiman tidak mengerjakan sihir
wattaba'u ma tatlusy-syayatinu 'ala mulki sulaiman
wama kafara sulaimanu
walakinnasy syayatina kafaru yu'allimunan nasa sihra wama unzila 'alal
malakaini bi bi babila haruta wa marut
wama yu'allimani min ahadin hatta yaqula
innama nahnu fitnah
fala takfur
fa yata'allamuna min huma ma yufarriquna bihi bainal mar-i wa zaujih
wama hum bi dho-r rina bihi min ahadin illa bi idznillah
wa yata'allamuna ma yadhurruhum wa la yanfa'uhum
wa laqod 'alimu la manisytaro hu ma lahu fil akhiroti min kholaq
wa labi'sa ma syarow bihi anfusahum
lau kanu ya'malun
Artinya:
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa
kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu
mengerjakan sihir),
padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir)
melainkan syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir).
Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada
dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut.
Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum
mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu
janganlah kamu kafir."
Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir
itu merka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya.
Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi madharat dengan sihirnya
kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah.
Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi madharat kepadanya dan
tidak memberi manfaat.
Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang
menukarnya (Kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan
di akhirat,
Dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau
mereka mengetahui.
(QS 2 Al Baqoroh ayat 102)
--
Sudarsono<br>
+6281514115168<br>
+6283870712658<br>
Facebook http://facebook.com/darsonosimbah<br>
Twitter http://twitter.com/darsono_simbah<br><p>
wama kafara sulaimanu
walakinnasy syayatina kafaru yu'allimunan nasa sihra wama unzila 'alal
malakaini bi bi babila haruta wa marut
wama yu'allimani min ahadin hatta yaqula
innama nahnu fitnah
fala takfur
fa yata'allamuna min huma ma yufarriquna bihi bainal mar-i wa zaujih
wama hum bi dho-r rina bihi min ahadin illa bi idznillah
wa yata'allamuna ma yadhurruhum wa la yanfa'uhum
wa laqod 'alimu la manisytaro hu ma lahu fil akhiroti min kholaq
wa labi'sa ma syarow bihi anfusahum
lau kanu ya'malun
Artinya:
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa
kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu
mengerjakan sihir),
padahal Sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir)
melainkan syaitan-syaitan itulah yang kafir (mengerjakan sihir).
Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada
dua malaikat di negeri Babil, yaitu Harut dan Marut.
Sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum
mengatakan: "Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu
janganlah kamu kafir."
Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir
itu merka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya.
Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi madharat dengan sihirnya
kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah.
Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi madharat kepadanya dan
tidak memberi manfaat.
Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barang siapa yang
menukarnya (Kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan
di akhirat,
Dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau
mereka mengetahui.
(QS 2 Al Baqoroh ayat 102)
--
Sudarsono<br>
+6281514115168<br>
+6283870712658<br>
Facebook http://facebook.com/darsonosimbah<br>
Twitter http://twitter.com/darsono_simbah<br><p>
Langganan:
Postingan (Atom)