Indeks

Tampilkan postingan dengan label Berperang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berperang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 September 2012

S009A038 - Mengapa Merasa Berat Bila Disuruh Berperang?



Sebelumnya ......

(009:038)

ya aayyuhal ladzina amanu

ma lakum idza qila lakum(u)

infiru fi sabilillahi

tsaqoltum ilal ardh(i)

a rodhitum bil hayatid dun-ya minal akhiroh(ti)

fa ma mata'ul hayatid dun-ya fil akhiroti illa qolil(un)

Wahai orang-orang yang beriman!

Mengapa apabila dikatakan kepadamu:

"Berangkatlah kamu (untuk berperang) di jalan Alloh"

kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu,

Apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat?

Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.

(QS 9 At Taubah ayat 38)


Selanjutnya ......

Sabtu, 24 September 2011

S003A013

qod kana lakum ayatun fi fiatainil taqota

fiatun tuqotilu fi sabilillah wa ukhro kafirotuy yarounahum mitslaihim
ro'yal-'ain

wallahu yuayyidu bi nashrihi may yasya'

inna fi dzalika la'ibrotal li ulil abshor

Artinya:

Sesungguhnya telah ada tanda bagi kamu pada dua golongan yang telah
bertemu (bertempur).

Segolongan berperang di Jalan Allah dan (segolongan yang lain kafir
yang dengan mata kepala melihat (seakan-akan) orang-orang muslimin dua
kali jumlah mereka.

Allah menguatkan dengan bantuan-Nya siapa yang dikehendaki-Nya.

Sesungguhnya pada yangdemikian itu terdapat pelajaran bagi orang-orang
yang mempunyai mata hati.

(QS 3 Ali 'Imron ayat 13)

Rabu, 14 September 2011

S002A217 - Merek Bertanya Tentang Bulan Haram

yas-alunaka 'anisy syahil haromi qitalin fih

qul qitalun fihi kabir

wa shoddu 'an sabilillahi wa kufrum bihi wal masjidil haromi wa
ikhroju ahlihi minhu akbaru 'indallah

wal fitnatu akbaru minal qotl

wa la yazalunayuqotiluna kum hatta yaruddukum 'an dinikum inistatho'u

wa may yartadid min kum 'an dinihi fa yamut wa huwa kafirun fa ulaika
habithot a'malu hum fiddun-ya wal akhiroh

wa ulaika ash-habun nari hum fiha kholidun

Artinya:

Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram.

Katakanlah: "Berperang pada bulan itu adalah dosa besar."

"Dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah,
(menghalangi masuk) Masjidil Haram dan mengusir penduduknya dari
sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah."

Dan berbuat fitnah lebih besar dosanya dari pada membunuh.

Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat)
mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka
sanggup.

Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati
dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia
dan di akhirat.

Dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

(QS 2 Al Baqoroh ayat 217)

S002A216

kutiba 'alaikumul qitalu wa huwa qurhul lakum

wa 'asa an takrohu syai'an wa huwa khoirul lakum

wa 'asa an tuhibbuna syai'an wa huwa syarrul lakum

wallahu ya'lamu wa antum la ta'lamun

Artinya:

Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu
yang kamu benci.

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu,

dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.

Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

(QS 2 Al Baqoroh ayat 216)