Indeks

Tampilkan postingan dengan label Anak yatim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anak yatim. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Desember 2011

S004A006 - Pengasuhan Anak Yatim

(006) wabtalul yatama hatta idza balaghun nikah

fain a-nastum minhum rusydan fad-fa'u ilaihim amwalahum

wala ta'khuluha isrofaw wa bidaron ayyakbaru

wa man kana ghoniyyan fal yasta'fif

wa man kana faqiron falyak'kul bil ma'ruf

fa idza dafa'tum ilaihim amwalahum fa asy-hidu 'alaihim

wa kafa billahi hasiba

Dan ujilah anak-anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk menikah.

Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai memelihara harta), maka serahkanlah harta-harta mereka.

Dan janganlah kamu makan harta anak yatim lebih dari batas kepatutan, dan (janganlah kamu) tergesa-gesa menyerahkannya (membelanjakannya) sebelum mereka dewasa.

Barang siapa (di antara pemelihara anak yatim itu termasuk orang) mampu, maka hendaklah ia menahan diri (dari memakan harta anak yatim itu)

Dan barang siapa yang miskin' maka bolehlah ia makan harta menurut yang patut.

Kemudian apabila kamu menyerahkan harta kepada mereka, maka hendaklah kamu adakan saksi-saksi (tentang penyerahan itu) bagi mereka.

Dan cukuplah Allah sebagai Pengawas (atas persaksian itu).


(QS 004 An Nisa' ayat 6)

Rabu, 14 Desember 2011

S004A002 - Berikanlah Harta Anak Yatim

(002) wa atul yatama amwalahum

wala tatabaddalul khobitsa bith-thoyyib

wala ta'kulu amwalahum ila amwalikum

innahu kana huban kabiro
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah baligh) harta mereka,

Dan janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk,

Dan janganlah kamu memakan harta mereka bersama hartamu.

Sesungguhnya tindakan-tindakan tersebut itu adalah dosa besar.


(QS 4 An Nisa' ayat 2)

Rabu, 14 September 2011

S002A220 - Mereka bertanya tentang anak yatim

fiddun-ya wal akhiroh

wa yas-alunaka 'anil yatama

qul ishlakhul lahum khoir

wa in tukholithu hum fa ikhwanu kum

wallahu ya'lamul mufsida minal mushlih

wa lau sya-allahu la a'nata kum

innallaha 'azizun hakim

Artinya:

Tentang dunia dan akhirat.

Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim.

Katakanlah: "Mengurus mereka secara patut adalah baik dan jika kamu
menggauli mereka, maka mereka adalah saudaramu, dan Allah mengetahui
siapa yang membuat kerusakan dari yang mengadakan perbaikan."

Dan jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia dapat mendatangkan
kesulitan kepadamu.

Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

(QS 2 Al Baqoroh ayat 220)